Agustus 12, 2021 • Knowledge, Bisnis

Apa Itu Company Profile? 7 Informasi Yang Wajib Dicantumkan Pada Company Profile

Apa Itu Company Profile? 7 Informasi Yang Wajib Dicantumkan Pada Company Profile

Bagi setiap perusahaan, membuat company profile yang solid adalah sebuah keharusan. Tengok saja perusahaan-perusahaan besar yang ada saat ini. Pasti mereka memiliki company profile yang kuat.

Tanpa adanya company profile, besar kemungkinan calon pelanggan tidak mengetahui informasi perusahaan anda, apa produk yang anda tawarkan, dan sebagainya.

Secara tidak langsung, company profile berperan penting dalam menarik perhatian calon pelanggan terhadap bisnis anda. Selain itu, ia juga membantu dalam meningkatkan minat investor untuk berinvestasi.

Maka dari itu, membuat company profile untuk perusahaan tidak boleh sembarangan. Ada aturan yang harus anda patuhi mengenai apa saja yang harus ditampilkan pada company profile.

Lantas, apa itu sebenarnya company profile? Mengapa company profile penting bagi perusahaan? Apa saja informasi yang wajib dicantumkan dalam company profile? Bagaimana cara membuat company profile yang baik?

Tenang, kali ini kami akan mengulas seputar company profile khusus untuk anda. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini.

 

 

Apa itu Company Profile?

Company profile adalah gambaran umum tentang perusahaan dan umumnya bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada audiens terkait produk atau layanan yang ditawarkan.

Selain itu, company profile juga biasanya berisi tentang sejarah perusahaan, visi-misi, serta memberi tahu keunggulan perusahaan agar audiens tertarik untuk mencoba produk dan layanan mereka.

Secara singkat, company profile bertujuan untuk menyampaikan informasi tentang keberadaan sebuah perusahaan secara detail. Dengan demikian, ia dapat meningkatkan kesadaran pelanggan pelanggan terhadap sebuah perusahaan.

Selain itu, company profile juga sangat penting dalam menarik perhatian investor. Tanpa adanya company profile yang jelas, investor tidak akan tertarik untuk berinvestasi pada perusahaan tersebut.

 

 

Fungsi Company Profile bagi Perusahaan

Perusahaan yang benar-benar serius dalam menjalankan bisnis pasti akan membuat company profile sebagus mungkin. Berikut adalah tiga fungsi company profile bagi perusahaan:

Sebagai Gambaran Umum tentang Perusahaan

Company profile adalah sarana bagi setiap perusahaan untuk bercerita tentang apa dan siapa mereka, sejarah berdirinya perusahaan tersebut, visi dan misi yang mereka usung, serta produk atau layanan yang mereka tawarkan.

 

Sebagai Media Branding dan Publikasi

Company profile merupakan media bagi audiens untuk mengenal perusahaan lebih baik. Hal-hal yang dicantumkan pada company profile harus mampu menunjukkan kelebihan dari produk atau layanan yang ditawarkan.

Maka dari itu, sebaiknya buat company profile berdasarkan sudut pandang audiens dan menyesuaikan dengan target pasar.

 

Sebagai Strategi Pemasaran

Company profile yang dibuat dengan sungguh-sungguh akan mampu menarik perhatian calon pelanggan sehingga mereka mau mengenal lebih jauh tentang perusahaan dan produk atau layanan yang mereka tawarkan.

Hal ini tentu saja akan mendorong pertumbuhan bisnis bagi perusahaan itu sendiri. Company profile sebagai alat pemasaran juga bisa meningkatkan nilai-nilai positif perusahaan di mata calon konsumen.

Caranya ialah dengan memasukkan kelebihan, kapasitas, dan kualitas yang dimiliki oleh perusahaan jika dibandingkan dengan kompetitornya.

 

Mengapa Perlu Membuat Company Profile?

Membuat company profile menjadi salah satu bagian terpenting dalam perkembangan perusahaan. Mengapa demikian?

  • Mengkomunikasikan budaya dan nilai-nilai perusahaan. Membuat company profile dapat menekankan budaya positif dan nilai-nilai yang kuat milik perusahaan untuk membantu menarik minat calon investor.
  • Meningkatkan citra perusahaan. Company profile yang kuat dapat memberikan citra yang positif bagi perusahaan di mata publik, khususnya target pasar yang dibidik.
  • Mempercepat pertumbuhan bisnis. Company profile dapat berfungsi sebagai rencana dan strategi bisnis untuk mengembangkan operasional bisnis dan meningkatkan keuntungan yang diraih.

 

 

Apa saja Isi Company Profile?

Untuk memberikan kesan pertama yang baik kepada calon pelanggan, penting bagi anda untuk membuat company profile sebaik mungkin. Ia juga dapat digunakan sebagai alat pemasaran efektif untuk menarik minat investor.

Lantas, apa saja isi company profile? Berikut 7 informasi yang wajib dicantumkan saat membuat company profile:

Cover Depan dan Daftar Isi

Cover depan yang menarik dapat memicu rasa penasaran audiens untuk membaca isinya. Maka dari itu, perhatikan dua hal berikut saat mendesain cover depan:

  • Pastikan cover mampu mencuri perhatian. Cover sebuah company profile harus bisa menarik perhatian audiens. Akan tetapi disaat bersamaan ia harus cukup informatif untuk memberi gambaran tentang perusahaan. Anda bisa gunakan gambar yang menarik untuk diletakkan pada cover, atau gunakan desain tampilan yang bersih dan minimalis.
  • Tambahkan logo dan slogan perusahaan. Menambahkan logo perusahaan pada cover company profile adalah wajib, sedangkan slogan opsional. Satu hal yang perlu diperhatikan, pastikan ukuran logo perusahaan pas. Tidak terlalu kecil atau terlalu besar.

Sedangkan daftar isi wajib ada dalam company profile untuk memudahkan pembaca menemukan informasi yang mereka cari. Misalnya bagian tentang perusahaan, produk / layanan, informasi kontak, dan sebagainya.

Jangan sampai audiens kebingungan mencari informasi yang ingin mereka ketahui karena tidak adanya daftar isi.

 

Tentang / Sejarah Perusahaan

Disamping desain yang mencuri perhatian, sebuah company profile harus bisa bercerita tentang perusahaan tersebut. Buat narasi yang menarik dimulai dari bagaimana perusahaan berdiri, apa saja pencapaian perusahaan, bahkan rencana perkembangan di masa depan.

Selain itu, tambahkan pula informasi mengenai para pendiri perusahaan, jenis usaha yang dijalankan, dan berbagai informasi lainnya. Itu semua penting untuk ditampilkan dalam company profile untuk memperkaya pengetahuan para pembaca.

 

Visi dan Misi Perusahaan

Visi adalah gambaran mengenai cita-cita dan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Sedangkan misi adalah upaya, cara, dan strategi yang dilakukan untuk dapat meraih visi itu tadi.

Mereka berdua adalah landasan dalam mendirikan perusahaan. Saran kami, gunakan gambar inspiratif yang relevan dengan visi, misi, dan bidang industri perusahaan untuk mencerminkan tujuan dan keyakinan perusahaan anda.

 

Produk / Layanan Perusahaan dan Portfolio

Ini adalah bagian inti dari sebuah company profile. Kebanyakan calon pelanggan akan berfokus membaca bagian produk atau layanan apa yang ditawarkan perusahaan.

Sebaiknya, tambahkan rincian mengenai produk atau layanan yang anda pasarkan, lengkap dengan foto atau gambar. Bila produk atau layanan tergolong banyak, cukup berikan gambaran umum saja.

Selain itu, memasukkan portfolio adalah sebuah keharusan, khususnya bagi perusahaan yang bergerak di bidang layanan. Portfolio menampilkan hasil kerja dan kemampuan perusahaan anda.

Sertakan keterangan singkat dan informatif dalam setiap portfolio, misalnya nama klien, jenis layanan, deskripsi pekerjaan, tahun, dan lain-lain. Tambahkan pula gambar berkualitas tinggi untuk melengkapi setiap portfolio.

Agar lebih rapi dan memudahkan pelanggan melakukan navigasi, susun portfolio secara alfabetis atau kronologis. Atau jika anda menawarkan lebih dari satu layanan, bagi portfolio per kategori juga merupakan ide yang bagus.

 

Kelebihan / Alasan Memilih Perusahaan

Tulis semua kelebihan yang menonjol dari perusahaan anda, jika dibandingkan dengan kompetitor lain. Ceritakan apa saja hal-hal yang bisa membuat calon pelanggan tertarik untuk menggunakan produk atau layanan anda.

Misalnya, apa karena adanya jaminan kualitas? Apakah perusahaan anda merupakan pionir dan yang pertama kali memproduksi produk atau layanan seperti itu? Atau karena ia menggunakan teknologi ramah lingkungan? Tulis saja!

 

Daftar Klien dan Testimoni Pelanggan

Berkaitan dengan portfolio, tulis pengalaman perusahaan anda jika ia pernah bekerja sama dengan klien-klien kenamaan. Menampilkan klien-klien besar pada company profule dapat membangun reputasi dan kepercayaan calon pelanggan.

Jika perlu, tambahkan testimoni dari klien-klien tersebut setelah menggunakan produk atau layanan perusahaan anda. Namun patut diingat dalam menampilkan testimoni pelanggan, cukup tuliskan testimoni dari orang-orang berpengaruh.

Misalnya petinggi perusahaan, orang-orang populer, serta mereka yang memiliki karakteristik setipe dengan target pasar yang dibidik.

 

Cover Belakang dan Informasi Kontak

Sering dianggap remeh, padahal cover belakang sama pentingnya dengan cover depan. Cover belakang adalah tempat untuk menampilkan informasi kontak perusahaan anda.

Audiens yang tertarik dengan produk atau layanan milik perusahaan anda perlu tahu bagaimana caranya menghubungi anda. Maka dari itu, tulis informasi kontak selengkap mungkin.

Informasi kontak yang wajib dicantumkan pada company profile yaitu:

  • Alamat perusahaan;
  • Nomor telepon;
  • Alamat email;
  • URL website;
  • Akun media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, Linkedln, dll.),
  • QR code jika perlu, agar calon pelanggan bisa menghubungi anda secara langsung tanpa harus mengetik nomor atau alamat email.

 

 

Seperti Apa Company Profile yang Baik?

Hal yang perlu diketahui dalam membuat company profile yang baik adalah memastikan bahwa ia memiliki kriteria sebagai berikut:

  1. Desain yang menarik dan profesional. Gunakan kombinasi warna, tipografi, dan elemen-elemen desain lain yang sesuai dengan logo dan branding perusahaan untuk memperkuat kesan elegan dan profesional.
  2. Isi company profile yang singkat, padat, dan jelas. Penulisan isi dan susunan company profile lebih baik diserahkan pada copywriter profesional yang telah berpengalaman dalam menulis company profile.
  3. Cantumkan poin-poin penting. Company profile yang baik wajib mencantunkan poin-poin penting berkaitan dengan informasi perusahaan sehingga bisa digunakan sebagai rujukan yang kredibel.
  4. Gunakan media tayang yang berkualitas. Jika ingin menampilkan company profile pada website, pastikan anda menggunakan jasa pengembang website profesional. Sedangkan company profile dalam bentuk cetak sebaiknya menggunakan material dan bahan cetak berkualitas.
  5. Manfaatkan foto, gambar, atau ilustrasi. Selain terlihat menarik, menggunakan foto, gambar, dan ilustrasi pada company profile dapat membantu menjelaskan informasi-informasi yang ada.

 

 

Tips dan Cara Membuat Company Profile

Compny profile merupakan representasi dari perusahaan. Segala sesuatu yang tercantum pada company profile akan mencerminkan branding, nilai-nilai, dan tujuan yang dijunjung dan dijalankan perusahaan.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk membuat company profile yang benar-benar berkualitas. Berikut beberapa tips dan cara membuat company profile agar dapat mencapai tujuan bisnis yang diharapkan:

Tentukan Tujuan Pembuatan

Sebuah perusahaan bisa membuat lebih dari satu jenis company profile karena ia dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya, company profile yang ditujukan pada calon pelanggan tentu berbeda untuk investor.

Oleh karena itu, sebelum membuat company profile anda harus menentukan tujuan yang anda harapkan dari company profile yang akan anda buat. Beda tujuan, beda pula tampilan company profile yang dihasilkan.

 

Gunakan Layout Terbaik

Setelah menentukan tujuan, pilih layout company profile yang paling sesuai dengan kebutuhan. Baik untuk website maupun company profile dalam bentuk cetak.

Kemudian rancang layout company profile sebaik mungkin. Jika belum memiliki ide desain company profile, anda bisa melihat-lihat inspirasi desain template company profile yang tersedia di internet, misalnya di Pinterest.

 

Pilih Konten yang Ditampilkan

Langkah selanjutnya adalah pilih informasi yang akan ditampilkan. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, ada 7 hal yang wajib anda cantumkan dalam company profile, mulai dari sejarah perusahaan hingga informasi kontak.

Anda tidak bisa dan tidak perlu memasukkan seluruh informasi perusahaan. Namun yang penting, cantumkan poin-poin penting yang membantu audiens mengenal lebih dekat perusahaan anda.

Oh ya, anda juga tentu tidak perlu mengekspos data-data yang bersifat pribadi, seperti laporan keuangan perusahaan.

 

Ceritakan tentang Perusahaan

Dalam menulis company profile, sebaiknya anda membuat cerita yang menarik untuk memperkenalkan perusahaan anda. Gunakan kata-kata singkat, jangan bertele-tele.

Buat audiens seakan-akan terbawa suasana ketika membaca kisah perusahaan, sehingga mendorong mereka untuk jatuh cinta dengan perusahaan. Banyak perusahaan yang sukses dengan menerapkan cara ini.

 

Cantumkan Testimoni Pelanggan

Testimoni adalah opini nyata dari pelanggan setelah mencoba produk atau layanan anda. Ia bisa menjadi nilai tambah terhadap produk yang perusahaan anda kembangkan.

Testimoni bagus dari pelanggan dapat menjadi strategi pemasaran yang brilian, karena dapat mendorong calon pelanggan lain untuk merasakan hal yang sama. Testimoni juga terasa lebih personal dan tidak tampak seperti iklan.

 

Jangan Lupakan Info Kontak

Jangan sampai anda membuat company profile tanpa menuliskan informasi kontak secara lengkap didalamnya. Cantumkan alamat, nomor telepon, alamat email, hingga akun media sosial.

Ini berguna agar calon pelanggan dapat menghubungi anda saat mereka membutuhkan sesuatu yang berhubungan dengan bisnis anda. Sebagai sentuhan akhir, tambahkan pula tombol Call-to-Action yang dibuat semenarik mungkin.

 

Koreksi sebelum Tayang

Pastikan anda tidak membuat kesalahan sekecil apapun dalam membuat company profile. Oleh karena itu, koreksilah terlebih dahulu company profile yang telah dibuat sebelum menerbitkannya.

Banyak orang melewatkan langkah ini, dan membiarkan kesalahan kecil disana-sini pada company profile yang telah tayang. Padahal, itu bisa membuat perusahaan anda terkesan kurang profesional.

Pekerjakan seseorang proofreader yang berpengalaman juga mengenal perusahaan anda untuk mengoreksi company profile. Setelahnya, lakukan koreksi yang diperlukan terkait dengan kesalahan-kesalahan yang ditemukan.

 

4 Karakteristik sebuah Company Profile

Untuk memenangkan persaingan di pasaran, anda perlu menyiapkan company profile yang sebagus mungkin. Caranya adalah dengan memberikan kesan unik yang disampaikan pada company profile anda.

Anda bisa memilih satu diantara empat karakteristik company profile berikut, atau gunakan lebih dari satu lalu kombinasikan.

  1. Karakteristik yang pertama ini identik dengan semangat dan gairah. Anda bisa membuat company profile yang optimis dan menggebu-gebu bahwa perusahaan anda mampu berkembang pesat dan bersaing. Karakteristik ini biasanya bisa ditemukan pada company profile milik perusahaan startup yang tidak takut bersaing dengan perusahaan besar.
  2. Karakteristik yang satu ini menggambarkan keberanian dalam menantang kondisi pasar dengan idealisme yang dimiliki. Biasanya perusahaan indie, anti-mainstream, dan punya idealisme tinggi memiliki karakteristik ini.
  3. Karakteristik company profile ini sepintas mirip dengan Quirky. Bedanya, ia dikemas dengan gaya yang lebih santai dengan menyelipkan humor atau ilustrasi gambar. Perusahaan dengan karakteristik Irreverent tampak serius dalam menggarap produk atau layanan yang ditawarkan. Namun disisi lain terlihat santai dalam menghadapi hal-hal lain.
  4. Sesuai namanya, karakteristik ini menggambarkan keseriusan perusahaan dalam mengatasi masalah calon pengguna. Ciri khas perusahaan yang menerapkan karakteristik Authentic pada company profile-nya adalah penuh kejujuran, tidak banyak basa-basi, mengakui kekurangan yang ada, dan berpegang teguh pada janji dan komitmen.

 

 

Contoh Desain Company Profile

Berikut beberapa contoh desain company profile yang bisa anda jadikan sebagai inspirasi dalam mendesain company profile anda sendiri:

Bloomberg (https://www.bloomberg.com/company/)

Website company profile milik perusahaan Bloomberg mengedepankan penggunaan video untuk menceritakan perusahaannya. Menurut survey, 9 dari 10 orang cenderung ingin menonton video daripada membaca teks.

Maka dari itu, keputusan Bloomberg menggunakan video sangat brilian. Selain itu dari segi tampilan, company profile-nya menggunakan kombinasi warna yang cenderung minimalis, seperti hitam, abu-abu, dan putih.

Terdapat informasi mengenai pencapaian perusahaan, link menuju ke beberapa artikel tentang Bloomberg, bahkan informasi lowongan kerja. Tak lupa link ke akun media sosial resmi pada bagian footer.

 

Google (https://about.google/)

Sebagai salah satu perusahaan berbasis teknologi terbesar di dunia, apa lagi yang bisa ditulis dalam company profile, jika seluruh dunia sudah mengetahui kiprah dan kesuksesan anda?

Tidak seperti kebanyakan company profile lain, Google mendesain company profile-nya sesingkat mungkin. Masing-masing bagian hanya terdiri dari judul, foto pendukung, dan link menuju informasi lebih lanjut.

Google berusaha membuat anda tidak bosan dengan opsi untuk melihat apa yang benar-benar ingin anda lihat. Untuk desainnya sendiri, Google masih menggunakan warna-warna khasnya, yakni merah, kuning, hijau, dan biru.

 

Nike (https://about.nike.com/)

Website company profile Nike benar-benar merepresentasikan visi dan misi Nike, yakni olahraga untuk kesehatan semua orang. Anda akan menemukan beberapa foto dan video yang menunjukkan keberagaman.

Orang-orang dengan berbagai latar belakang usia, gender, ras, dan kewarganegaraan, semuanya untuk satu tujuan, yakni berolahraga. Dari segi desain, Nike menggunakan kombinasi warna-warna yang cenderung netral.

Seperti hitam dan putih, tapi dengan sentuhan aksen merah agar tampak lebih berani. Anda juga bisa menemukan informasi mengenai orang-orang dibalik layar, pencapaian dan target perusahaan, bahkan link menuju toko resmi.

 

Philips (https://www.philips.com/a-w/about.html)

Secara visual, desain company profile milik perusahaan Philips tampak sangat mencolok. Desain yang didominasi warna biru dan penggunaan foto-foto beresolusi besar di seluruh bagian company profile.

Seolah-olah ingin mendobrak gaya korporat tradisional yang kuno. Dari sini kita tahu bahwa Philips ingin melakukan lebih dari sekadar menjual barang elektronik, seperti lampu, ke konsumen.

Satu hal yang sering dilewatkan dalam membuat company profile adalah menjaga isinya tetap dinamis dan terbaru. Untungnya, company profile milik Philips diperbarui setidaknya empat kali setahun, untuk menjaga isinya tetap up-to-date.

 

Sony Music (https://www.sonymusic.com/)

Bagi anda pecinta musik, tentu tidak asing dengan nama perusahaan rekaman yang satu ini. Sony Music adalah satu dari tiga perusahaan rekaman terbesar di Amerika Serikat yang menaungi banyak musisi-musisi kenamaan.

Website company profile milik Sony Music ini terbilang unik untuk ukuran sebuah perusahaan rekaman. Desain company profile-nya justru terlihat sederhana dan tidak terlalu menunjukkan kesan musik didalamnya.

Konten utamanya adalah foto-foto musisi terkenal dibawah naungan Sony Music, berita-berita terbaru terkait dengan perusahaan, dan feed media sosial resmi milik Sony Music.

 

Starbucks (https://www.starbucks.com/about-us/)

Bagi anda yang gemar membaca, website company profile Starbucks pasti akan menarik perhatian. Desainnya sendiri memang sederhana, lebih menonjolkan tulisan dibanding kombinasi warna-warna mencolok.

Anda bisa menemukan sejarah perusahaan, produk-produk kopi unggulan, orang-orang dibalik layar, bahkan perkembangan dan cita-cita Starbucks di masa depan dalam mengembangkan sumber daya yang lebih ramah lingkungan.

Masing-masing bagian dilengkapi dengan gambar pendukung, dengan link terkait yang diberi sentuhan aksen warna hijau khas Starbucks.

 

Walt Disney (https://thewaltdisneycompany.com/about/)

Siapa yang tidak kenal dengan Walt Disney? Salah satu perusahaan raksasa di industri hiburan ini mempunyai website company profile yang tergolong cukup sederhana.

Tetapi, ia tetap mempertahankan ciri khas Walt Disney sebagai perusahaan ramah anak dengan menyajikan konten yang bisa diakses oleh semua umur. Kombinasi warna-warna cerah dihiasi dengan gambar-gambar karakter ikonik Disney.

Dari segi konten, anda dapat menemukan visi dan misi perusahaan, foto-foto para petinggi Disney, informasi terkait bisnis yang dijalankan, termasuk didalamnya anak perusahaan dan pihak-pihak lain yang bekerja sama dengan Disney.

 

 

Ringkasan

Di era sekarang ini, menampilkan citra terbaik perusahaan adalah sebuah keharusan. Kecenderungan masyarakat untuk melakukan riset terkait produk atau layanan sebelum melakukan pembelian harus bisa anda fasilitasi.

Oleh karena itu, setiap perusahaan membutuhkan company profile sebagai media untuk menampilkan informasi-informasi penting seputar perusahaan. Company profile adalah solusi efektif untuk mendapatkan eksposur dari calon pelanggan.

Company profile merupakan salah satu pondasi untuk mencapai tujuan perusahaan. Jadi, pastikan anda membangun company profile sebagus mungkin agar bisnis anda bisa sukses dan berkembang di masa depan.

Demikian artikel kali ini seputar company profile. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi!

Testing